Penjual Hewan Kurban di Pinggir Jalan Jakarta akan Ditindak Tahun Depan

Jakarta - Jelang Lebaran Idul Adha, pedagang hewan kurban mulai menjamur di sejumlah titik pinggir jalan Jakarta. Hal ini membuat jalanan terlihat kumuh dan menyebabkan kemacetan. Sayangnya Pemprov DKI belum menyediakan tempat khusus untuk menjual hewan-hewan kurban tersebut.

Kepala Satpol Pamong Praja (Satpol PP) Kukuh Hadi Santoso mengatakan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada para pedagang hewan kurban agar tidak berjualan sembarangan. Untuk tahun depan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Kita akan tertibkan tahun depan. Kalau sekarang masih boleh. Nanti kalau ada tempat di kiri-kanan, kita geser," ujar Kukuh di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2013).

Kukuh pun menyarankan, agar Dinas Kelautan dan Pertanian segera menyiapkan lokasi-lokasi untuk penjualan hewan kurban.

"Kita juga sudah peringatkan tahun depan pedagang kurban sudah tidak boleh berjualan di trotoar," kata Kukuh.

Pedagang hewan kurban banyak yang menjual dagangannya di pinggir jalan. Seperti di pinggi Jalan Lenteng Agung yang mengarah ke Depok, Jawa Barat. Hal ini membuat jalanan tersebut terlihat kumuh dan menimbulkan bau tak sedap. Lokasi dagangan ini juga kerap membuat arus lalu lintas menjadi tersendat, akibat warga yang berhenti di pinggir jalan untuk membeli hewan kurban tersebut.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan para penjual hewan kurban tersebut harus tertib, tidak boleh sampai masuk ke badan jalan. Ahok mengatakan, sudah ada perjanjian di tingkat kota mengenai larangan penjualan hewan kurban di pinggir jalan di Jakarta.

"Pak Wali Kota bilang, sudah terlanjur mereka beli. Asal tidak masuk ke jalan. Tapi tahun depan udah enggak boleh lagi. Sudah ada ada perjanjian tidak boleh lagi dengan wali kota," ujar Ahok.

http://news.detik..com/read/2013/10/...pan?n991102605